Daftar Harga Semen untuk rumah Terbaru

Daftar Harga Semen untuk rumah Terbaru – semen adalah bahan baku dalan pembangunan, baik rumah maupun bangunan lainnya, cara kerja semen adalah sebagai bahan penguat atau perekat campuran pasir.

Daftar Harga Semen untuk rumah Terbaru

Daftar Harga Semen Terbaru

Daftar Harga Semen Terbaru

Daftar Harga Semen untuk rumah Terbaru

Daftar Harga Semen 2015
Nama SemenUkuranHarga / zak
Harga Semen Tiga Roda50kgRp. 78.000,-
Harga Semen Holcim50kgRp. 76.000,-
Harga Semen SCG50kgRp. 66.000,-
Harga Semen Merah Putih50kgRp. 66.000,-
Harga Semen Garuda50kgRp. 68.000,-
Harga Semen Padang50kgRp. 68.000,-
Harga Semen Gresik50kgRp. 73.000,-
Harga Semen Bosowa50kgRp. 0,-

 

Pabrik semen di Indonesia

  • Holcim Indonesia
  • PT Indocement Tunggal Prakarsa (Semen Tigaroda)
  • PT Semen Baturaja (Semen Baturaja)
  • PT Semen Padang (Semen Padang)
  • PT Semen Gresik (Semen Gresik)
  • PT Semen Bosowa (Semen Bosowa)
  • PT Semen Andalas (Semen Andalas)
  • PT Semen Tonasa (Semen Tonasa)
  • PT Semen Kupang (Semen Kupang)
  • PT Cement Puger Jaya Raya Sentosa (Semen Puger)
  • PT Cemindo Gemilang (Semen Merah Putih)
  • PT Lafarge Cement Indonesia (Semen Andalas Indonesia)
  • PT Cahaya Tambang Arthalestari (Semen Bima)
  • PT Jui Shin Indonesia (Semen Garuda)
  • PT Cahaya Tambang Arthalestari (Semen Bima)

Sepanjang th. 2011 yg lantas, mengkonsumsi semen Indonesia tunjukkan tingkat perkembangan yg demikian penting sebesar 18% jika dibanding dengan th. 2010 dengan jumlah volume menjangkau 48, 0 juta ton. Angka itu yaitu perolehan sekitaran 82% dari keseluruhan kemampuan terpasang yg ada sekarang ini. Seperti di ketahui kalau kemampuan terpasang untuk industri semen sampai sekarang ini yaitu 56 juta ton dari 9 pabrik.

Bila kita lihat perjalanan industri semen sepanjang 15 th. paling akhir seperti pada grafik, tampak kalau perkembangan pada th. 2011 adalah tingkat perkembangan yg teratas, dibawah perolehan teratas terlebih dulu sempat diraih yakni pada th. 2000 yakni sebesar 18, 7% sebelumnya setelah diterpa krisis ekonomi mulai sejak th. 1998 sampai 1999. Sedang titik paling rendah dari perkembangan industri semen yaitu pada th. 1998 dengan prosentase cuma sebesar -30, 5%. Bila dirata-ratakan angka prosentase pertumbuhannya sepanjang 10 th. itu yaitu sekitaran 6, 5% bahkan juga apabila dihitung mulai sejak 20 th. paling akhir angka rata-rata perkembangan masih tetap sekitaran 6, 4%. Dengan dimulainya sebagian project infrastruktur dengan besar-besaran serta kurun waktu yg berbarengan pada pertengahan th. 2011 mengakibatkan keinginan semen bertambah demikian tajam.

Perkembangan teratas pada th. 2011 berlangsung di lokasi Jawa dengan tingkat perkembangan sebesar 21%. Hal semacam ini berlangsung karna konsentrasi dari pembangunan masih tetap berpusat di Jawa terlebih di DKI Jakarta, Jawa Barat serta Banten, seperti pembangunan sebagian ruas jalan tol yg, property, dan perumahan yg selalu makin ramai. Di banyak wilayah yang lain juga alami perkembangan yg cukup tinggi, seperti di Sumatera 14%, Kalimantan 17%, Sulawesi 16%, dan Bali-Nusa Tenggara 19%. Disamping itu untuk lokasi yg masih tetap alami penurunan cuma berlangsung di Papua yakni sekitaran 29%, hal karena sebab masih tetap seringkali terhalangnya angkutan semen ke sebagian pasar yg berada di sana akibatnya karena minimnya fasilitas serta prasarana transportasi baik darat ataupun laut, hingga distribusi semen seringkali terhalang. Harga Talang Air untuk rumah Terbaru

Berdasar pada sebagian data dan info yg ada, tidak tutup peluang kalau pada th. 2012 ini yg baru jalan sekian hari, perkembangan semen masih tetap juga akan alami penambahan meskipun tidak sebesar penambahan th. 2011. Dengan lihat dan menyimak beragam tanda yg mengakibatkan penguatan keinginan semen masih tetap selalu berjalan, salah nya ialah program MP3EI yg dicanangkan oleh Pemerintah dengan percepatan pembangunan infrastrukturnya, jadi begitu bisa saja kalau perkembangan pada 8% sampai 10% masih tetap bisa terwujud pada th. 2012 ini dengan kesiapan serta kekuatan dari industri semen di Indonesia untuk mensupport program itu.

Pada 2012, volume penjualan semen dapat bertambah jadi 52 juta ton dari 48 juta ton pada th. terlebih dulu atau kenaikan sekitaran 10% walau juga akan di pengaruhi oleh efek krisis ekonomi di Eropa, yg mana krisis di lokasi euro itu dapat memengaruhi aras investasi yg terkait erat dengan project property serta infrastruktur. Tetapi, ancaman krisis itu dapat dikompensasi oleh kenaikan mengkonsumsi semen yg didorong oleh project masterplan Percepatan serta Pelebaran Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3E1)

Dirjen Basis Industri Manufaktur Kementerian Perindustrian Panggah Susanto juga memprediksi penjualan semen pada 2012 dapat bertambah sama dengan perkembangan ekonomi. ” Bila perkembangan ekonomi 6, 7%, semestinya mengkonsumsi semen dapat sampai 10%, tergantung pada bidang mana yg didorong, ” katanya.

Kenaikan keinginan semen, juga akan dipacu oleh penambahan kemampuan produksi industri semen nasional bersamaan dengan realisasi investasi pembangunan pabrik baru. Pada 2012, PT Semen Tonasa serta PT Semen Gresik juga akan, menaikkan kemampuan produksi, sesaat pabrik punya PT Lafarge Indonesia di Aceh diprediksikan selekasnya beroperasi penuh. PT Cemindo Gemilang (Semen Merah Putih) jadi pendatang baru di industri semen juga ikut menyemarakkan pasar nasional dengan membuat empat pabriknya di Indonesia. Diluar itu, juga akan ada menambahkan kemampuan lewat investasi tubuh usaha punya negara dari China, yaitu China Anhui Conch Company Ltd, di Kalimantan Selatan yg waktu inimasih terhalang problem tempat. Group Semen Gresik juga diberitakan juga akan membuat pabrik semen di Kalimantan Timur pada 2012.

Data Kemenperin tunjukkan kemampuan terpasang sembilan perusahaan semen domestik pada 2012 menjangkau 56, 8 juta ton. Semen Gresik Group, yg terbagi dalam PT Semen Gresik, PT Semen Tonasa serta PT Semen Padang, adalah produsen paling besar dengan kemampuan terpasang 26, 1 juta ton per th.. Dua produsen besar beda yaitu PT Indocement Tunggal Perkasa Tbk yg memiliki produksi 21, 1 juta ton per th. serta PT Holcim Indonesia Tbk yg dapat menghasilkan sampai 8, 7 juta ton per th..

EKSPOR DAN IMPOR

Grafik diatas tunjukkan perubahan export import dari th. 1990-2011 di mana import semen melonjak dari 17. 000 ton th. 2004 jadi 1, 1 juta th. 2005 serta selalu bertambah jadi 1, 6 juta th. 2010, serta alami penurunan jadi kurang dari 1 juta pada 2011. Jumlah import kan mendekati nil sesudah Semen Lafarge Indonesia (d/h PT Semen Andalas Indonesia) beroperasi penuh pada th. 2012 ini.

Masa Depan Industri Semen ASEAN
Pendahuluan

Pada tanggal 8 Agustus 1967 dideklarasikan organisasi kerja sama regional Asia Tenggara oleh lima negara yakni Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura serta Thailand. Organisasi ini dinamakam ASEAN (Association of South East Asia Nations). Keanggotaan ASEAN jadi bertambah dengan Brunei Darussalam pada th. 1984, Vietnam pada th. 1995, Myanmar serta Laos pada th. 1997 dan Cambodia pada th. 1999, dengan hal tersebut anggota ASEAN pada sekarang ini sejumlah 10 negara. Satu diantara maksud paling utama pembentukan ASEAN yaitu untuk tingkatkan kerja sama yg aktif serta sama-sama menolong dalam beberapa masalah yg jadi kebutuhan dengan di bagian ekonomi, sosial, tehnik, ilmu dan pengetahuan serta administrasi.

INDUSTRI SEMEN ASEAN

Pada th. 2006, dari sepuluh negara anggota ASEAN, Thailand masih tetap menempati tingkat teratas dengan kemampuan produksi 56, 8 juta. Indonesia pada posisi ke-2 dengan kemampuan produksi 44, 9 juta. Vietnam pada posisi ke-3 dengan kemampuan produksi 31, 8 juta. Malaysia serta Philippines pada posisi ke-4 serta ke-5 dengan kemampuan produksi 28, 3 juta ton serta 26, 3 juta ton. Lima Negara yang lain kemampuan produksinya kurang dari 2 juta ton, terkecuali Singapura yg mempunyai grinding plant dengan kemampuan 0, 5 juta ton juga mempunyai terminal dengan packing plant yg memiliki 8 juta ton. Th. 2010 kemampuan produksi di negara-negara ASEAN juga akan bertambah 33, 6 juta ton yg beberapa besar datang dari Vietnam dengan penambahan kemampuan produksi sebesar 32, 1 juta ton. Dengan hal tersebut Vietnam jadi negara yg mempunyai kemampuan produksi paling besar (63, 8 juta ton) di Asia Tenggara mengungguli Thailand (56, 6 juta ton) serta Indonesia yg memiliki 46, 5 juta ton Terkecuali Indonesia serta Vietnam, negara-negara ASEAN yang lain diprediksikan belum juga juga akan tingkatkan kemampuan produksinya mengingat surplus produksi masih tetap cukup banyak hingga 5-6 th. yang akan datang. Tabel dibawah memerlihatkan tempat industri semen ASEAN pada th. 2010 serta perkiraannya pada th. 2014.

Dari table dibawah tampak kalau kemampuan produksi pada th. 2014 diprediksikan juga akan bertambah 35 juta ton atau 15% sepanjang 3 th. yang akan datang. Sedang mengkonsumsi semen dometiknya diprediksikan kan bertambah sekitaran 45 juta ton atau sekitaran 10% per th. Perkembangan mengkonsumsi semen di ASEAN yg sekitaran 10% per th. sesuai sama perkiraan perekonomian ASEAN juga akan tumbuh begitu penting. Export juga akan dipertahankan pada sekitaran 20 juta ton pertahun mengingat surplus produksi masih tetap cukup banyak serta perkembangan ekonomi Negara-negara ini belum juga mensupport percepatan perkembangan mengkonsumsi semen domestic. Import semen serta klinker diprediksikan juga akan alami penurunan jadi setengahnya mengingat Vitenam juga akan hentikan import serta Indonesia tak akan membutuhkan import semen dari Lafarge Malaysia karna PT Semen Andalas juga akan merampungkan perbaikannya pada th. 2011.

KAPASITAS PRODUKSI

Cuma Vietnam serta Indonesia yg juga akan tingkatkan kemampuan produksi produksi empat th. yang akan datang, Vietnam tingkatkan kemampuan produksinya jadi 90 juta pada th. 2014 dari kemampuan produksi sekarang ini sebesar 65, 7juta ton. Sedang Indonesia juga akan tingkatkan kemampuan produksinya jadi 62, 5 juta pada th. 2014 dari kemampuan produksi sekarang ini sebesar 53, 0juta ton. Disamping itu Negara-negara ASEAN yang lain belum juga memerlihatkan ada gagasan penambahan kemampuan produksinya dalam 4 th. yang akan datang. Hal semacam ini bisa dipahami mengingat surplus produksi negara-negara ini masih tetap cukup besar. Bahkan juga Thailand merencanakan melakukan ekspansinya dinegara tetangga Myanmar serta Laos dan Vietnam dan Indonesia, mengingat potensi keperluan semennya yg selalu bertambah serta pemakaian kemampuan produksi yg ada telah maksimum. Tabel dibawah memerlihatkan.

Produksi Semen

Produksi semen Thailand yg menjangkau 30juta ton pada th. 1996 alami penurunan jadi 33, 4 juta ton hingga th. 2006, masih tetap pada tempat tertinggi. Sedang Indonesia mulai sejak 2006 mulai tergeser oleh Vietnam pada tempat ke-3 dengan produksi 33. 0 juta ton. Pada th. ini Vietnam produksi semennya menjangkau 32, 6 juta ton bertambah 22 juta sepanjang 10 th. paling akhir. Malaysia yg produksi semennya menjangkau 19, 7 juta pada th. yg sama pada tempat ke-4.. Philippines yg produksinya sempat menjangkau 14, 5juta ton pada th. 1997, th. 2006 cuma menjangkau 12 juta ton. Keadaan perekonomian terutama aktivitas di bidang konstruksi yg tunjukkan penurunan di Thailand, Malaysia serta Philippines sudah mengakibatkan penurunan produksi semennya. Penutupan pabrik-pabrik penggilingan semen di Singapura yg ditukar dengan pembangunan terminal-terminal semen sudah mengakibatkan produksi semennya alami penurunan mencolok dari 4juta ton th. 1995 jadi cuma 150. 000 ton pada th. 2006. Beberapa besar keperluan semen dikerjakan lewat terminal-terminal semen yg kemampuannya diatas 8 juta ton per th.. Hal semacam ini dikerjakan sesuai sama kebijaksanaan pemerintah setempat untuk kurangi polusi dari pembongkaran klinker import serta sistem penggilingan semennya.

Tabel dibawah memerlihatkan angka-angka produksi semen dari beragam Negara di ASEAN pada th. 2010 serta perkiraannya hingga th. 2014

Mengkonsumsi
Mengkonsumsi semen Thailand yg sempat menjangkau 38 juta ton mulai sejak th. 1996 alami penurunan jadi 25, 1 juta juta ton pada th. 2010, sedang Indonesia yg ada pada tempat ke-2 mulai sejak 1994 sudah menyusul jadi negara customer semen paling besar di ASEAN hingga th. 2005 dengan mengkonsumsi semen 31, 5 juta ton. Mulai sejak th. 2006 Vietnam menukar Indonesia jadi customer paling besar di ASEAN di mana konsumsinya menjangkau 32, 5 juta ton sedang mengkonsumsi semen Indonesia pada th. itu menjangkau 32 juta ton. Th. 2010 hingga empat th. yang akan datang Vietnam juga akan tetaplah ada jadi Negara dengan mengkonsumsi semen paling besar di ASEAN. Malaysia yg mengkonsumsi semennya pada th. 2006 menjangkau 15, 7 juta ton sudah melampui mengkonsumsi semen Pilippines yg selalu alami penurunan pada th. 2006 menjangkau 11, 7 juta ton. Th. 2010 hingga 2014 yang akan datang mengkonsumsi semen di Malaysia juga akan tetaplah ada diatas Filipina. Mengkonsumsi semen di Singapura yg pada periode sebelumnya krisis sempat menjangkau 6juta ton, th. 2006 kurang dari 3 juta ton. Th. 2011 diprediksikan naik menjangkau 4, 5juta ton sebelumnya turun kembali sekitaran 4 juta ton. Negara-negara Asean yang lain keseluruhannya mengkonsumsi semennya diprediksikan menjangkau 4 juta-an ton pada th. 2014.

 

IMPOR SEMEN DAN KLINKER

Dari bagian import semen (termasuk juga klinker), tidak tampak alur yg umum. Vietnam hingga th. 2010 adalah importir ke-2 paling besar di ASEAN dengan import klinkernya sebesar 2, 1 juta ton. Singapura juga akan tetaplah jadi importir semen yg paling besar dengan import semen serta klinker sebesar 4, 5juta ton pada th. 2010. Tempat ini juga akan bertahan hingga empat th. kedepan karna negara ini cuma mempunyai satu grinding plant yg akan ditutup kurun waktu dekat. . Malaysia masih tetap mengimpor terlebih klinker yg pada th. 2010 sejumlah sekitaran 1, 6 juta ton mengingat di bagian Serawak serta Sabah, negara sisi ini cuma mempunyai grinding plant.

 

Info rumah dan perumahan Terbaru

cara membangun rumah di tanah gerak pondasi tanah gerak cara membangun rumah di tanah bergerak cara bikin pondasi rumah tanah bergerak cara buat pondasi tumah ditanah gerak perumahan terbaru di medan Pondasi rumah ditanah ger membangun rumah di tanah gerak Pondasi rumah tanah g Bikin pondasi untuk tanah gerak pondasi rumah untuk tanah bergerak rancangan pondasi tanah gerak Rumah diatas tanah gerak sistem informasi manajemen proyek bangunan sipil Membangun rumah di tanah harga rumah meikarta yg termurah cara membuat rumah dilahan tanah gerak cara bangun rumah tanah gerak cara bikin pondasi rumah ditanah gerak cara bikin pondasi rumah tanah gerak cara buat pondasi ditanah bergerak cara iklan bikin pelapon cara membuat pondasi rmh pd tanah gerak cara membuat pondasi rumah di tanah gerak cara membuat pondasi rumah di tanah yang gerak cara membuat pondasi rumah ditanah bergerak solusi bikin rumah di tanah yang bergerakrumah dan perumahan
Daftar Harga Semen untuk rumah Terbaru | rumah-perumahan.com | 4.5
Rumah dan perumahan - di Aceh Barat | di Aceh Barat Daya | di Aceh Besar | di Aceh Jaya | di Aceh Selatan | di Aceh Singkil | di Aceh Tamiang | di Aceh Tengah | di Aceh Tenggara | di Aceh Timur | di Aceh Utara | di Agam | di Alor | di Asahan | di Asmat | di Badung | di Balangan | di Bandung | di Bandung Barat | di Banggai | di Banggai Kepulauan | di Banggai Laut | di Bangka | di Bangka Barat | di Bangka Selatan | di Bangka Tengah | di Bangkalan | di Bangli | di Banjar | di Banjarnegara | di Bantaeng | di Bantul | di Banyuasin | di Banyumas | di Banyuwangi | di Barito Kuala | di Barito Selatan | di Barito Timur | di Barito Utara | di Barru | di Batang | di Batanghari | di Batubara | di Bekasi | di Belitung | di Belitung Timur | di Belu | di Bener Meriah | di Bengkalis | di Bengkayang | di Bengkulu Selatan | di Bengkulu Tengah | di Bengkulu Utara | di Berau | di Biak Numfor | di Bima | di Bintan | di Bireuen | di Blitar | di Blora | di Boalemo | di Bogor | di Bojonegoro | di Bolaang Mongondow | di Bolaang Mongondow Selatan | di Bolaang Mongondow Timur | di Bolaang Mongondow Utara | di Bombana | di Bondowoso | di Bone | di Bone Bolango | di Boven Digoel | di Boyolali | di Brebes | di Buleleng | di Bulukumba | di Bulungan | di Bungo | di Buol | di Buru | di Buru Selatan | di Buton | di Buton Selatan | di Buton Tengah | di Buton Utara | di Ciamis | di Cianjur | di Cilacap | di Cirebon | di Dairi | di Deiyai | di Deli Serdang | di Demak | di Dharmasraya | di Dogiyai | di Dompu | di Donggala | di Empat Lawang | di Ende | di Enrekang | di Fakfak | di Flores Timur | di Garut | di Gayo Lues | di Gianyar | di Gorontalo | di Gorontalo Utara | di Gowa | di Gresik | di Grobogan | di Gunung Mas | di Gunungkidul | di Halmahera Barat | di Halmahera Selatan | di Halmahera Tengah | di Halmahera Timur | di Halmahera Utara | di Hulu Sungai Selatan | di Hulu Sungai Tengah | di Hulu Sungai Utara | di Humbang Hasundutan | di Indragiri Hilir | di Indragiri Hulu | di Indramayu | di Intan Jaya | di Jayapura | di Jayawijaya | di Jember | di Jembrana | di Jeneponto | di Jepara | di Jombang | di Kaimana | di Kampar | di Kapuas | di Kapuas Hulu | di Karanganyar | di Karangasem | di Karawang | di Karimun | di Karo | di Katingan | di Kaur | di Kayong Utara | di Kebumen | di Kediri | di Keerom | di Kendal | di Kepahiang | di Kepulauan Anambas | di Kepulauan Aru | di Kepulauan Mentawai | di Kepulauan Meranti | di Kepulauan Sangihe | di Kepulauan Selayar | di Kepulauan Siau Tagulandang Biaro | di Kepulauan Sula | di Kepulauan Talaud | di Kepulauan Yapen | di Kerinci | di Ketapang | di Klaten | di Klungkung | di Kolaka | di Kolaka Timur | di Kolaka Utara | di Konawe | di Konawe Kepulauan | di Konawe Selatan | di Konawe Utara | di Kotabaru | di Kotawaringin Barat | di Kotawaringin Timur | di Kuantan Singingi | di Kubu Raya | di Kudus | di Kulon Progo | di Kuningan | di Kupang | di Kutai Barat | di Kutai Kartanegara | di Kutai Timur | di Labuhanbatu | di Labuhanbatu Selatan | di Labuhanbatu Utara | di Lahat | di Lamandau | di Lamongan | di Lampung Barat | di Lampung Selatan | di Lampung Tengah | di Lampung Timur | di Lampung Utara | di Landak | di Langkat | di Lanny Jaya | di Lebak | di Lebong | di Lembata | di Lima Puluh Kota | di Lingga | di Lombok Barat | di Lombok Tengah | di Lombok Timur | di Lombok Utara | di Lumajang | di Luwu | di Luwu Timur | di Luwu Utara | di Madiun | di Magelang | di Magetan | di Mahakam Ulu | di Majalengka | di Majene | di Malaka | di Malang | di Malinau | di Maluku Barat Daya | di Maluku Tengah | di Maluku Tenggara | di Maluku Tenggara Barat | di Mamasa | di Mamberamo Raya | di Mamberamo Tengah | di Mamuju | di Mamuju Tengah | di Mamuju Utara | di Mandailing Natal | di Manggarai | di Manggarai Barat | di Manggarai Timur | di Manokwari | di Manokwari Selatan | di Mappi | di Maros | di Maybrat | di Melawi | di Mempawah | di Merangin | di Merauke | di Mesuji | di Mimika | di Minahasa | di Minahasa Selatan | di Minahasa Tenggara | di Minahasa Utara | di Mojokerto | di Morowali | di Morowali Utara | di Muara Enim | di Muaro Jambi | di Mukomuko | di Muna | di Muna Barat | di Murung Raya | di Musi Banyuasin | di Musi Rawas | di Musi Rawas Utara | di Nabire | di Nagan Raya | di Nagekeo | di Natuna | di Nduga | di Ngada | di Nganjuk | di Ngawi | di Nias | di Nias Barat | di Nias Selatan | di Nias Utara | di Nunukan | di Ogan Ilir | di Ogan Komering Ilir | di Ogan Komering Ulu | di Ogan Komering Ulu Selatan | di Ogan Komering Ulu Timur | di Pacitan | di Padang Lawas | di Padang Lawas Utara | di Padang Pariaman | di Pakpak Bharat | di Pamekasan | di Pandeglang | di Pangandaran | di Pangkajene dan Kepulauan | di Paniai | di Parigi Moutong | di Pasaman | di Pasaman Barat | di Paser | di Pasuruan | di Pati | di Pegunungan Arfak | di Pegunungan Bintang | di Pekalongan | di Pelalawan | di Pemalang | di Penajam Paser Utara | di Penukal Abab Lematang Ilir | di Pesawaran | di Pesisir Barat | di Pesisir Selatan | di Pidie | di Pidie Jaya | di Pinrang | di Pohuwato | di Polewali Mandar | di Ponorogo | di Poso | di Pringsewu | di Probolinggo | di Pulang Pisau | di Pulau Morotai | di Pulau Taliabu | di Puncak | di Puncak Jaya | di Purbalingga | di Purwakarta | di Purworejo | di Raja Ampat | di Rejang Lebong | di Rembang | di Rokan Hilir | di Rokan Hulu | di Rote Ndao | di Sabu Raijua | di Sambas | di Samosir | di Sampang | di Sanggau | di Sarmi | di Sarolangun | di Sekadau | di Seluma | di Semarang | di Seram Bagian Barat | di Seram Bagian Timur | di Serang | di Serdang Bedagai | di Seruyan | di Siak | di Sidenreng Rappang | di Sidoarjo | di Sigi | di Sijunjung | di Sikka | di Simalungun | di Simeulue | di Sinjai | di Sintang | di Situbondo | di Sleman | di Solok | di Solok Selatan | di Soppeng | di Sorong | di Sorong Selatan | di Sragen | di Subang | di Sukabumi | di Sukamara | di Sukoharjo | di Sumba Barat | di Sumba Barat Daya | di Sumba Tengah | di Sumba Timur | di Sumbawa | di Sumbawa Barat | di Sumedang | di Sumenep | di Supiori | di Tabalong | di Tabanan | di Takalar | di Tambrauw | di Tana Tidung | di Tana Toraja | di Tanah Bumbu | di Tanah Datar | di Tanah Laut | di Tangerang | di Tanggamus | di Tanjung Jabung Barat | di Tanjung Jabung Timur | di Tapanuli Selatan | di Tapanuli Tengah | di Tapanuli Utara | di Tapin | di Tasikmalaya | di Tebo | di Tegal | di Teluk Bintuni | di Teluk Wondama | di Temanggung | di Timor Tengah Selatan | di Timor Tengah Utara | di Toba Samosir | di Tojo Una-Una | di Tolikara | di Toli-Toli | di Toraja Utara | di Trenggalek | di Tuban | di Tulang Bawang | di Tulang Bawang Barat | di Tulungagung | di Wajo | di Wakatobi | di Waropen | di Way Kanan | di Wonogiri | di Wonosobo | di Yahukimo | di Yalimo | di Bali | di Banten | di Bengkulu | di Daerah Istimewa Yogyakarta | di Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta | di Gorontalo | di Jakarta Barat | di Jakarta Pusat | di Jakarta Selatan | di Jakarta Timur | di Jakarta Utara | di Jambi | di Jawa Barat (JABAR) | di Jawa Tengah (JATENG) | di Jawa Timur (JATIM) | di Kalimantan Barat (KALBAR) | di Kalimantan Selatan (KALSEL) | di Kalimantan Tengah (KALTENG) | di Kalimantan Timur (KALTIM) | di Kalimantan Utara (KALTARA) | di Kepulauan Bangka Belitung | di Kepulauan Riau (KEPRI) | di Kota Ambon | di Kota Balikpapan | di Kota Banda Aceh | di Kota Bandar Lampung | di Kota Bandung | di Kota Banjar | di Kota Banjarbaru | di Kota Banjarmasin | di Kota Batam | di Kota Batu | di Kota Bau-Bau | di Kota Bekasi | di Kota Bima | di Kota Binjai | di Kota Bitung | di Kota Blitar | di Kota Bogor | di Kota Bontang | di Kota Bukittinggi | di Kota Cilegon | di Kota Cimahi | di Kota Cirebon | di Kota Depok | di Kota Dumai | di Kota Gunungsitoli | di Kota Jambi | di Kota Kediri | di Kota Kendari | di Kota Kotamobagu | di Kota Langsa | di Kota Lhokseumawe | di Kota Lubuklinggau | di Kota Madiun | di Kota Magelang | di Kota Makassar | di Kota Malang | di Kota Manado | di Kota Mataram | di Kota Medan | di Kota Metro | di Kota Mojokerto | di Kota Padang | di Kota Padangpanjang | di Kota Padangsidempuan | di Kota Pagar Alam | di Kota Palembang | di Kota Palopo | di Kota Parepare | di Kota Pariaman | di Kota Pasuruan | di Kota Payakumbuh | di Kota Pekalongan | di Kota Pekanbaru | di Kota Pematangsiantar | di Kota Pontianak | di Kota Prabumulih | di Kota Probolinggo | di Kota Sabang | di Kota Salatiga | di Kota Samarinda | di Kota Sawahlunto | di Kota Semarang | di Kota Serang | di Kota Sibolga | di Kota Singkawang | di Kota Solok | di Kota Subulussalam | di Kota Sukabumi | di Kota Sungai Penuh | di Kota Surabaya | di Kota Surakarta | di Kota Tangerang | di Kota Tangerang Selatan | di Kota Tanjung Pinang | di Kota Tanjungbalai | di Kota Tasikmalaya | di Kota Tebing Tinggi | di Kota Tegal | di Kota Ternate | di Kota Tidore Kepulauan | di Kota Tomohon | di Kota Tual | di Lampung | di Maluku Utara | di Maluku | di Nusa Tenggara Barat (NTB) | di Nusa Tenggara Timur (NTT) | di Papua Barat | di Papua | di Riau | di Sulawesi Barat (SULBAR) | di Sulawesi Selatan (SULSEL) | di Sulawesi Tengah (SULTENG) | di Sulawesi Tenggara (SULTRA) | di Sulawesi Utara (SULUT) | di Sumatera Barat (SUMBAR) | di Sumatera Selatan (SUMSEL) | di Sumatera Utara (SUMUT)